post-study

New Zealand Green List Occupations for International Graduates (2026)

Tier 1 and Tier 2 Green List roles, which degrees lead to straight-to-residence pathways, and salary requirements.

New Zealandinternational studentsstudy abroad
## Quick Facts - **Daftar Pekerjaan Green List**: 89 posisi pada tahun 2026, terbagi dalam Tier 1 (Langsung ke Residensi) dan Tier 2 (Bekerja ke Residensi) - **Durasi Visa Kerja Pasca Studi**: Hingga 3 tahun untuk lulusan S1 Level 7, 1–2 tahun untuk diploma Level 4–6, 3 tahun untuk kualifikasi Level 8–10 - **Ambang Upah Median (2026)**: NZD $31,61 per jam untuk pekerjaan terampil (naik dari NZD $29,66 pada 2024) - **Persyaratan Upah Green List**: Sebagian besar posisi Tier 1 membutuhkan NZD $31,61/jam atau lebih; posisi spesifik seperti Insinyur Sipil membutuhkan NZD $41,50/jam - **Waktu Pemrosesan Straight to Residence**: 90% aplikasi diproses dalam 12 bulan (per awal 2026) - **Gaji Awal Lulusan Berdasarkan Bidang**: Teknik NZD $65.000–$80.000, IT NZD $60.000–$75.000, Kesehatan NZD $62.000–$85.000, Pendidikan NZD $55.000–$62.000 per tahun ## Gambaran Umum Green List Selandia Baru adalah kebijakan imigrasi utama yang mengidentifikasi pekerjaan dengan kekurangan tenaga kerja terampil di mana bakat internasional sangat dicari. Bagi lulusan internasional yang menyelesaikan studi di Selandia Baru, Green List menawarkan jalur terstruktur dari visa pelajar ke residensi, asalkan mereka mendapatkan pekerjaan di posisi yang terdaftar. Pada tahun 2026, Green List mencakup 89 pekerjaan di bidang konstruksi, teknik, kesehatan, teknologi informasi, perdagangan, dan industri primer. Daftar ini ditinjau setiap tahun oleh Ministry of Business, Innovation and Employment (MBIE) berdasarkan data pasar tenaga kerja, penilaian kekurangan keterampilan, dan konsultasi industri. Artikel ini memberikan gambaran berbasis data tentang bagaimana Green List berhubungan dengan hak kerja pasca studi, persyaratan visa, dan hasil realistis bagi lulusan. ## Memahami Struktur Green List Green List dibagi menjadi dua tingkatan, masing-masing dengan jalur residensi dan persyaratan yang berbeda bagi lulusan internasional. ### Tier 1: Langsung ke Residensi (Straight to Residence) Posisi Tier 1 memungkinkan individu yang memiliki tawaran pekerjaan di posisi yang terdaftar untuk langsung mengajukan residensi, tanpa perlu bekerja di Selandia Baru untuk jangka waktu tertentu. Pada tahun 2026, 56 pekerjaan termasuk dalam Tier 1, antara lain: - **Konstruksi**: Insinyur Sipil, Insinyur Listrik, Quantity Surveyor, Manajer Proyek Konstruksi - **Kesehatan**: Dokter Umum, Perawat Terdaftar (perawatan lansia, praktik medis, kesehatan mental, bedah), Fisioterapis, Ilmuwan Laboratorium Medis - **IT**: Manajer Proyek ICT, Insinyur Perangkat Lunak, Spesialis Keamanan ICT, Spesialis Multimedia - **Perdagangan**: Tukang Listrik, Tukang Ledeng, Tukang Kayu (jika bekerja di proyek konstruksi baru) **Persyaratan utama**: Anda harus memiliki tawaran pekerjaan atau sedang bekerja di posisi tersebut, dengan upah setara atau di atas upah median (NZD $31,61/jam) atau ambang upah spesifik untuk pekerjaan Anda (misalnya, Insinyur Sipil: NZD $41,50/jam). ### Tier 2: Bekerja ke Residensi (Work to Residence) Posisi Tier 2 mengharuskan Anda bekerja di Selandia Baru dalam posisi yang terdaftar selama 24 bulan sebelum Anda dapat mengajukan residensi. Pada tahun 2026, 33 pekerjaan termasuk dalam Tier 2, antara lain: - **Konstruksi**: Asisten Bangunan, Inspektur Bangunan, Teknisi Surveyor - **Kesehatan**: Teknisi Anestesi, Teknisi Gigi, Teknisi Farmasi - **Perdagangan**: Teknisi Listrik Otomotif, Mekanik Motor Diesel, Fitter dan Turner, Pembuat Logam - **Industri Primer**: Peternak Sapi Perah, Peternak Sapi dan Domba (keduanya membutuhkan minimal 3 tahun pengalaman selain periode kerja 24 bulan) **Persyaratan utama**: Anda harus memiliki tawaran pekerjaan atau bekerja di posisi tersebut selama minimal 24 bulan, dengan upah setara atau di atas ambang upah yang relevan. Majikan Anda harus terakreditasi di bawah sistem Accredited Employer Work Visa (AEWV). ## Visa Kerja Pasca Studi & Penyelarasan Green List Visa Kerja Pasca Studi (PSWV) adalah jenis visa utama bagi lulusan internasional yang ingin beralih ke pekerjaan Green List. Berikut adalah pemetaan tingkat kualifikasi ke durasi PSWV dan kelayakan Green List: ### Durasi PSWV Berdasarkan Tingkat Kualifikasi - **Diploma Level 4–6** (non-gelar): 1 tahun untuk kualifikasi yang diselesaikan dalam waktu kurang dari 30 minggu; 2 tahun untuk program 30+ minggu - **Gelar Sarjana Level 7**: 3 tahun - **Diploma Pascasarjana Level 7** (jika belajar di bidang dengan kekurangan keterampilan): 2 tahun - **Diploma atau Sertifikat Pascasarjana Level 8**: 3 tahun - **Gelar Master Level 9**: 3 tahun - **Gelar Doktor Level 10**: 3 tahun ### Pertimbangan Strategis bagi Lulusan Bagi lulusan yang ingin menggunakan jalur Green List, strategi paling efektif adalah: 1. **Pilih kualifikasi yang selaras dengan pekerjaan Green List** β€” Teknik, IT, ilmu kesehatan, dan perdagangan konstruksi sangat terwakili 2. **Dapatkan pekerjaan di posisi Green List selama atau segera setelah periode PSWV Anda** β€” Sebagian besar posisi Tier 1 dan Tier 2 membutuhkan tawaran pekerjaan dari majikan terakreditasi 3. **Penuhi ambang upah** β€” Upah median NZD $31,61/jam (2026) adalah dasar; beberapa pekerjaan memiliki ambang batas yang lebih tinggi **Contoh**: Lulusan dengan Bachelor of Engineering (Honours) dari University of Auckland (Level 8) dapat bekerja selama 3 tahun dengan PSWV. Jika mereka mendapatkan posisi Insinyur Sipil dengan gaji NZD $41,50/jam, mereka dapat langsung mengajukan Straight to Residence, melewati persyaratan kerja 24 bulan. ## Program Universitas yang Selaras dengan Pekerjaan Green List Beberapa universitas di Selandia Baru menawarkan program yang langsung mengarah ke pekerjaan Green List. Berikut adalah contoh dengan biaya kuliah 2026 untuk mahasiswa internasional: ### Program Teknik - **University of Auckland** β€” Bachelor of Engineering (Honours): NZD $52.000–$55.000 per tahun (2026) - **University of Canterbury** β€” Bachelor of Engineering (Honours): NZD $48.500–$51.000 per tahun (2026) - **University of Waikato** β€” Bachelor of Engineering (Honours): NZD $43.000–$46.000 per tahun (2026) ### Program Kesehatan - **University of Otago** β€” Bachelor of Nursing: NZD $42.000–$45.000 per tahun (2026) - **Auckland University of Technology** β€” Bachelor of Health Science (Medical Laboratory Science): NZD $44.000–$47.000 per tahun (2026) - **Massey University** β€” Bachelor of Veterinary Science: NZD $55.000–$58.000 per tahun (2026) ### Program IT - **Victoria University of Wellington** β€” Bachelor of Science (Computer Science): NZD $38.000–$41.000 per tahun (2026) - **University of Canterbury** β€” Bachelor of Science (Computer Science): NZD $40.000–$43.000 per tahun (2026) ### Program Konstruksi dan Perdagangan - **Unitec Institute of Technology** β€” Bachelor of Construction (Quantity Surveying): NZD $32.000–$35.000 per tahun (2026) - **Otago Polytechnic** β€” New Zealand Diploma in Engineering (Civil): NZD $28.000–$31.000 per tahun (2026) ## Biaya Hidup dan Perencanaan Keuangan Mahasiswa internasional harus menunjukkan dana yang cukup untuk biaya hidup sebagai bagian dari aplikasi visa. Pada tahun 2026, Immigration New Zealand mewajibkan: - **Bukti biaya hidup**: NZD $20.000 per tahun untuk pelamar tunggal (naik dari NZD $15.000 pada 2023) - **Tanggungan tambahan**: NZD $7.000 per tahun untuk pasangan, NZD $3.000 per tahun untuk setiap anak - **Tiket pesawat pulang**: Anggarkan NZD $1.500–$2.500 tergantung asal - **Asuransi kesehatan**: Wajib bagi sebagian besar mahasiswa internasional; anggarkan NZD $500–$800 per tahun untuk perlindungan komprehensif **Catatan**: Persyaratan biaya hidup ini hanya untuk keperluan visa. Biaya hidup aktual bervariasi tergantung lokasi. Di Auckland, anggarkan NZD $25.000–$30.000 per tahun untuk sewa, makanan, transportasi, dan utilitas. Di Dunedin atau Palmerston North, NZD $20.000–$25.000 lebih realistis. ## Hak Bekerja Selama Studi Mahasiswa internasional dengan Fee Paying Student Visa dapat bekerja: - **Penuh waktu selama liburan terjadwal**: Tanpa batas jam - **Paruh waktu selama periode studi**: Hingga 20 jam per minggu - **Penuh waktu dalam program tertentu**: Mahasiswa yang terdaftar di program Level 8 atau lebih tinggi dengan komponen penelitian (misalnya, master tesis, PhD) dapat bekerja tanpa batas jam sepanjang tahun **Penting**: Hak bekerja adalah hak hukum, bukan strategi keuangan. Upah median NZD $31,61/jam berarti kerja paruh waktu 20 jam/minggu dapat menghasilkan sekitar NZD $32.874 per tahun sebelum pajak β€” tetapi ini tidak boleh diandalkan untuk menutupi biaya kuliah atau biaya hidup. Buat anggaran secara konservatif. ## FAQ ### T1: Pekerjaan Green List mana yang paling mudah dimasuki oleh lulusan internasional? Berdasarkan data ketenagakerjaan lulusan 2025–2026, Perawat Terdaftar, Insinyur Perangkat Lunak, dan Insinyur Sipil secara konsisten menunjukkan permintaan tinggi dan hambatan masuk yang lebih rendah bagi lulusan baru. Lulusan keperawatan dari University of Otago dan AUT melaporkan tawaran pekerjaan dalam 3–6 bulan setelah menyelesaikan gelar. Lulusan IT dengan portofolio yang kuat sering mendapatkan pekerjaan sebelum lulus. Pekerjaan terkait konstruksi (Quantity Surveyor, Manajer Proyek Konstruksi) juga memiliki permintaan kuat, terutama di Auckland dan Christchurch. ### T2: Bisakah saya beralih dari Visa Kerja Pasca Studi ke visa residensi Green List tanpa tawaran pekerjaan? Tidak. Jalur Green List Tier 1 dan Tier 2 sama-sama membutuhkan tawaran pekerjaan atau pekerjaan saat ini di posisi yang terdaftar. Pekerjaan harus dari majikan terakreditasi, dan Anda harus memenuhi ambang upah. Namun, PSWV memberi Anda waktu hingga 3 tahun untuk mencari pekerjaan yang sesuai. Selama periode ini, Anda dapat bekerja di posisi apa pun (tidak harus Green List) sambil mencari posisi Green List. ### T3: Apa yang terjadi jika pekerjaan saya dihapus dari Green List saat saya masih dalam masa PSWV? Immigration New Zealand biasanya menyediakan pengaturan transisi. Jika Anda sudah mengajukan residensi di bawah Green List sebelum pekerjaan tersebut dihapus, aplikasi Anda akan diproses berdasarkan aturan yang berlaku pada saat pengajuan. Jika Anda masih dalam masa PSWV dan pekerjaan tersebut dihapus, Anda mungkin perlu menjelajahi jalur lain seperti Skilled Migrant Category (sistem 6 poin) atau mencari pekerjaan Green List yang berbeda. ### T4: Apakah ada persyaratan bahasa Inggris khusus untuk aplikasi residensi Green List? Ya. Untuk sebagian besar aplikasi residensi Green List, Anda harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris. Bukti yang diterima meliputi: - IELTS Academic: Skor keseluruhan 6,5 (tidak ada band di bawah 6,0) untuk sebagian besar pekerjaan - PTE Academic: Skor keseluruhan 58 (tidak ada keterampilan komunikasi di bawah 50) - TOEFL iBT: Skor keseluruhan 90 (dengan nilai minimum menulis 21) - Penyelesaian kualifikasi yang diajarkan dalam bahasa Inggris di Selandia Baru (Level 7 atau lebih tinggi, minimal 2 tahun) dapat memenuhi persyaratan - Kewarganegaraan Kanada, Irlandia, Inggris, AS, atau Australia juga memenuhi persyaratan ### T5: Bisakah pasangan saya bekerja saat saya dalam Visa Kerja Pasca Studi? Ya. Pasangan dari individu yang memegang Visa Kerja Pasca Studi dapat mengajukan visa kerja terbuka dengan hak kerja penuh (tanpa batasan majikan atau pekerjaan). Ini adalah salah satu aspek paling berharga dari PSWV β€” pasangan Anda dapat bekerja di posisi apa pun, untuk majikan mana pun, di mana pun di Selandia Baru, tanpa perlu tawaran pekerjaan terlebih dahulu. ### T6: Apa itu sistem 6 poin Skilled Migrant Category, dan bagaimana perbandingannya dengan Green List? Skilled Migrant Category (SMC) sistem 6 poin, diperkenalkan pada Oktober 2023, memberikan poin untuk kualifikasi, pendapatan, dan pengalaman kerja terampil di Selandia Baru. Anda membutuhkan 6 poin untuk mengajukan residensi. Poin diberikan sebagai berikut: - **Kualifikasi**: Master Level 9 = 5 poin, Doktor Level 10 = 6 poin - **Pendapatan**: 1,5x upah median (NZD $47,42/jam pada 2026) = 3 poin; 2x upah median (NZD $63,22/jam) = 4 poin; 3x upah median (NZD $94,83/jam) = 6 poin - **Pekerjaan terampil di NZ**: 1 poin per tahun (maksimal 3 poin) Green List seringkali lebih cepat bagi mereka yang berada di pekerjaan yang terdaftar (terutama Tier 1), sementara SMC lebih fleksibel bagi lulusan dengan kualifikasi atau pendapatan tinggi tetapi di posisi non-Green List. ## Sumber 1. Immigration New Zealand β€” Green List occupations and requirements (immigration.govt.nz/green-list) 2. Immigration New Zealand β€” Post Study Work Visa (immigration.govt.nz/working-in-nz/after-you-study) 3. Immigration New Zealand β€” Skilled Migrant Category 6-point system (immigration.govt.nz/skilled-migrant-category) 4. Ministry of Business, Innovation and Employment β€” Occupation shortage lists and labour market data (mbie.govt.nz) 5. Statistics New Zealand β€” Median wage data and employment statistics (stats.govt.nz) 6. University of Auckland β€” International student fees 2026 (auckland.ac.nz) 7. University of Canterbury β€” International student fees 2026 (canterbury.ac.nz) 8. University of Otago β€” International student fees 2026 (otago.ac.nz) 9. Education New Zealand β€” Study and work in New Zealand (studywithnewzealand.govt.nz) 10. Employment New Zealand β€” Employment rights and minimum wage (employment.govt.nz)